Cara Mencegah Jerawat dan Komedo yang Alami

Jerawat dan komedo sering datang dan membuat banyak orang merasa tidak percaya diri.  Ini bukan lagi permasalahan asing karena hampir semua orang pernah memiliki jerawat dan komedo. Oleh karena itu, patut diketahui cara mencegah jerawat dan komedo yang alami agar wajah terlihat senantiasa cantik dan bersih. Wajah yang mulus dan sehat adalah impian setiap orang. Jangan sampai keberadaan jerawat membuat hidup Anda menjadi tidak tenang karena ternyata jerawat sering kali menjadi penyebab seseorang merasa tak percaya diri. Banyak yang kemudian mengeluarkan banyak uang untuk melakukan perawatan wajah. Namun hal ini tentu bukan perkara mudah bagi mereka yang harus berhemat.

Cara mencegah jerawat dan komedo yang alami tentu merupakan cara yang sering dicari oleh banyak orang. Ada beberapa keuntungan dengan menggunakan cara yang alami ketimbang pergi ke dokter dan melakukan serangkaian perawatan dengan mengonsumsi produk-produk kimia dan dapat menimbulkan efek samping. Ada beberapa kasus di mana pasien alergi terhadap obat tertentu, lantas bukannya mendapatkan wajah yang mulus, namun bisa mengakibatkan rusaknya wajah. Hal ini dikarenakan kulit wajah setiap orang berbeda-beda dan belum tentu sebuah cara yang berhasil pada satu orang akan berhasil pula untuk orang yang lainnya. Berikut ini adalah beberapa cara dan bahan untuk mencegah munculnya komedo yang bisa memicu jerawat.

1. Putih Telur

Telur adalah bahan makanan yang sangat mudah untuk ditemui dan memiliki banyak manfaat. Selain bagi kesehatan tubuh, putih telur juga bisa dipilih untuk sebagai cara mencegah komedo. Tidak hanya mencegah, namun juga menghilangkannya. Putih telur yang kaya protein dapat mencegah bintik-bintik kecil di area hidung dan sekitarnya. Caranya sangatlah mudah. Pisahkan putih telur dari kuningnya lalu kocok hingga berbuih. Setelah putih telur berbuih, usapkanlah pada hidung dan pipi yang rentan terkena komedo. Kemudian ambil sedikit kapas atau tisu untuk menutupi area yang sudah diolesi putih telur tersebut. Setelah agak lama dan mengering, angkat tisu atau kapas dan lihatlah komedo-komedo yang terangkat. Maka wajah Anda akan tercegah dari banyaknya komedo yang mengganggu penampilan.

Cara Mencegah Komedo dengan Putih Telur

2. Air Garam

Garam juga merupakan bumbu dapur yang sangat mudah ditemukan dan hampir selalu ada di setiap dapur. Tahukah Anda bahwa garam dapur dapat membantu agar wajah terlihat lebih sehat dan cantik? Sejak lama air garam telah dipercaya untuk mencegah datangnya komedo. Nah, sebaiknya Anda mengetahui cara mencegah komedo yang satu ini. Ambillah air hangat secukupnya kemudian campurkan dengan garam secukupnya. Larutkan agar garam menyatu dengan air hangat. Setelah itu basuhkan air tersebut ke wajah terutama di area di mana biasanya komedo tumbuh, yakni di hidung dan sekitarnya. Anda dapat melakukan cara alami ini secara teratur di rumah.

Baca juga: 27 Cara Menghilangkan Komedo Membandel

3. Pepaya

Pepaya merupakan buah yang juga tidak sulit untuk ditemukan. Selain untuk menyehatkan tubuh, pepaya dapat digunakan untuk mencegah timbulnya jerawat serta komedo. Tentunya komedo dan jerawat adalah hal yang mengganggu jika terus-terusan datang dan susah untuk dihilangkan. Wajah terkesan tidak bersih karena mereka dapat mengurangi kepercayaan diri. Oleh sebab itu diperlukan cara mencegah komedo secara alami yang patut dicoba.  Selain dengan menggunakan air garam dan putih telur, pepaya merupakan pilihan yang bagus. Caranya adalah dengan menghaluskan daging pepaya lalu membuatnya menjadi masker. Bisa juga dicampur sedikit susu. Niscaya kulit akan terasa kenyal dan lebih sehat serta mencegah datangnya komedo dan jerawat.

4. Membersihkan Muka dari Make-up

Timbulnya jerawat bisa jadi karena wajah tertutupi make-up terlalu lama, atau karena alergi akan obat dan kosmetik tertentu. Oleh sebab itu, salah satu cara mencegah jerawat adalah dengan memperhatikan kesehatan wajah dengan cara membersihkannya secara rutin. Jangan biarkan make-up terlalu lama terpoles di wajah karena bahan-bahannya dapat memicu timbulnya jerawat. Selain itu, make-up dapat menghalangi kulit wajah dari udara sehingga pori-pori kesulitan untuk bernapas. Kemudian bekas make-up yang menumpuk akan menyumbat pori-pori kulit yang akhirnya menimbulkan jerawat. Maka jangan lupa bersihkan muka setiap hendak tidur.

Membersihkan Muka dari Make-up Dapat Mencegah Jerawat

5. Berolah raga untuk Mencegah Jerawat

Fisik yang kuat akan membuat kulit menjadi lebih sehat juga. Maka sebagai orang yang memperhatikan kesehatan, olah raga adalah sarana wajib untuk menggapai kesehatan kulit. Para ahli mengatakan bahwa dengan berolah raga, tubuh akan lebih lancar dalam melakukan distribusi darah sekaligus dapat menghilangkan kecemasan dan stress.Ini merupakan salah satu cara untuk mencegah jerawat yang paling mudah. Olah raga dapat mengeluarkan keringat dan kotoran lewat pori-pori kulit, namun jangan sampai Anda menggunakan penutup kepala, topi dan kaca mata hitam saat berolahraga karena benda-benda tersebut bisa membuat keringat keluar secara berlebih. Hal ini dapat memicu iritasi kulit. Kemudian jangan lupa untuk membersihkan badan atau mandi sehabis berolah raga.

6. Asupan Gizi yang Cukup

Makanan tertentu dipercaya dapat memicu timbulnya jerawat. Misalnya kacang-kacangan, keripik serta cokelat. Selain itu juga makanan-makanan cepat saji atau junk food dan segala makanan yang umumnya berminyak semisal gorengan pun dapat memancing datangnya jerawat di wajah. Tentu saja hal ini harus diwaspadai. Oleh karena itu, Anda harus memperhatikan nutrisi atau jenis makanan yang dikonsumsi. Jika Anda merupakan penggemar cokelat, maka usahakan untuk tidak mengonsumsinya secara berlebihan dan lakukan pencegahan lain seperti rajin membersihkan muka dan rutin berolahraga. Menghindari makanan-makanan seperti ini merupakan salah satu cara mencegah jerawat terbaik.

7. Pikiran Rileks dan Tenang

Jerawat juga dipengaruhi oleh hormon. Ketidakseimbangan hormon akibat pikiran yang selalu stress dan sibuk dapat memicu timbulnya jerawat. Menjaga agar pikiran selalu tenang merupakan salah satu cara mencegah jerawat. Beberapa penelitian mengatakan bahwa jika Anda stress, maka kemungkinan jerawat tumbuh di wajah Anda akan semakin meninggi. Oleh karena itu, hidup tenang memang sangat diperlukan dan dapat mempengaruhi keadaan fisik seseorang. Agar jerawat tidak menjajah wajah terlalu ganas, Anda perlu belajar menenangkan pikiran agar hormon menjadi lebih stabil. Mungkin Anda bisa mengambil kursus yoga untuk belajar mendapatkan ketenangan.

Simak juga: Cara Menghilangkan Jerawat dan Bekasnya

Itulah beberapa cara untuk mencegah datangnya jerawat dan komedo. Sesungguhnya cara yang alami merupakan cara yang paling bijak untuk dipilih. Selain mengetahui dengan pasti campuran bahan-bahannya, Anda juga dapat menghindari efek samping yang dapat ditimbulkan oleh obat-obatan kimia. Selain itu, tentu saja bahan alami lebih murah dan mudah didapatkan. Hal ini sangat bermanfaat bagi mereka yang keberatan untuk pergi ke dokter kecantikan atau ke salon. Namun saat cara-cara di atas tidak bisa membuat wajah Anda lebih sehat, maka cara mencegah jerawat dan komedo yang terakhir adalah dengan mengunjungi dokter dan melakukan konsultasi supaya Anda bisa mengetahui langkah apa yang seharusnya dilakukan.

27 Cara Menghilangkan Komedo Membandel

Komedo biasanya akan mengurangi keindahan wajah, di mana kulit wajah menjadi kasar, terdapat banyak noda serta berkurangnya elastisitas kulit. Tidak jarang keadaan ini membuat orang merasa kurang percaya diri, terlebih lagi bagi para remaja dan wanita. Berbagai macam usaha akan dilakukan untuk menemukan cara menghilangkan komedo dengan langkah yang tepat. Selain itu, sering kali banyak ditemukan komedo yang membandel. Walaupun kita sudah susah payah untuk menghilangkannya, tetapi tetap saja komedo di wajah tidak bergeming bahkan makin bertambah parah. Masalah komedo dialami oleh banyak orang di berbagai usia mulai dari remaja hingga dewasa.

Komedo merupakan bintik-bintik ataupun tonjolan kecil pada area wajah yang diakibatkan karena pori-pori yang tersumbat. Area wajah yang paling sering ditumbuhi komedo adalah hidung, tetapi dapat juga berada di pipi, dagu, maupun area sekitar mulut. Jenis komedo ada dua yaitu komedo terbuka (blackhead) dan tertutup (whitehead). Komedo terbuka bentuknya seperti pori-pori yang membesar dan berwarna hitam. Komedo terbuka ini terjadi ketika pori-pori terbuka yang memicu peningkatan kelenjar minyak, lalu teroksidasi oleh udara dan berubah menjadi cokelat lalu lama kelamaan menjadi hitam. Sedangkan komedo tertutup bentuknya berupa tonjolan kecil-kecil berwarna putih atau kuning. Komedo tertutup ini terjadi ketika minyak dan bakteri terperangkap di bawah permukaan kulit lalu mengeras.

Jenis Komedo
Image dari Webmd.com

Secara medis, timbulnya komedo ini dipicu oleh bakteri dan iritasi pada permukaan kulit. Mengonsumsi obat-obat tertentu misalnya steroid dan pil KB juga dapat memicu timbulnya komedo. Selain itu komedo juga disebabkan karena adanya produksi kelenjar minyak berlebih pada kulit. Paling sering dialami ketika masa pubertas. Sehingga tak heran jika komedo paling banyak dialami oleh remaja karena pada masa ini pertumbuhan hormon berlangsung dengan pesat  sehingga memicu ketidakstabilan metabolisme dalam tubuh yang menimbulkan beberapa efek yang salah satunya adalah timbulnya komedo pada wajah. Komedo juga dapat diakibatkan oleh penggunaan bedak berlebihan maupun make up yang mengandung zat berbahaya sehingga dapat mengiritasi kulit.

Gaya hidup juga dapat berperan pada tumbuhnya komedo. Faktor lainnya adalah gaya hidup yang tidak sehat, seperti terlalu banyak merokok, stres, minum alkohol, kafein, maupun makan makanan yang berlemak dan tinggi karbohidrat. Komedo juga dapat diakibatkan oleh bakteri dan faktor lingkungan seperti polusi udara, suhu yang ekstrem, dan air yang tercemar. Selain itu, kurangnya kebersihan Anda dalam menjaga wajah juga dapat memicu timbulnya komedo. Lalu bagaimanakah cara menghilangkan komedo yang sering kali membandel ini?

Cara Menghilangkan Komedo Membandel

Ada banyak cara yang dapat kita lakukan untuk mengatasi komedo termasuk 27 alternatif pilihan yang dapat kita aplikasikan untuk mengatasi komedo membandel baik yang bersifat perawatan kebersihan personal, penggunaan bahan-bahan alami, maupun secara medis. 27 cara menghilangkan komedo yang membandel adalah sebagai berikut:

1. Membersihkan Wajah

Menjaga kebersihan wajah merupakan suatu langkah pencegahan sekaligus cara menghilangkan komedo yang paling dasar. Pasalnya, cara apapun tidak akan memberikan hasil yang maksimal jika kita tidak dapat menjaga kebersihan wajah kita. Dalam satu hari, Anda bisa mencuci wajah sebanyak dua kali dengan menggunakan produk pembersih yang tepat. Selain itu, mencuci wajah dapat kita lakukan setiap pulang dari bepergian atau setelah banyak beraktivitas di luar rumah. Hal ini untuk menghilangkan kotoran-kotoran pada wajah dan kemungkinan kontaminasi bakteri yang sewaktu-waktu dapat menempel ke wajah kita.

2. Hindari Rokok dan Alkohol

Rokok dan alkohol merupakan zat yang berbahaya bagi tubuh kita karena dapat membunuh sel-sel tubuh dan menumbuhkan sel-sel jahat, bahkan yang bersifat karsinogenik (memicu timbulnya kanker). Rokok dan alkohol dapat menghambat regenerasi sel atau tumbuhnya sel-sel baru untuk menggantikan sel kulit yang mati. Kulit wajah orang yang merokok dan mengonsumsi alkohol biasanya tidak sehat, mudah iritasi dan mudah terjadi gangguan kulit termasuk komedo.

3. Rajin Membersihkan Make-up

Penggunaan make-up secara terus menerus apalagi secara berlebihan justru dapat merusak kesehatan kulit. Oleh karena itu, bersihkanlah make-up secara rutin dan hendaknya dilakukan secara teratur sebelum tidur dengan air hangat. Selain itu, pakailah make-up sewajarnya saja, ketika tidak ada acara penting sebaiknya tidak perlu memakai make-up.

4. Mengurangi Asupan Makanan Berminyak dan Tinggi Karbohidrat

Makanan-makanan tersebut merupakan penyebab banyaknya timbunan lemak jahat di dalam tubuh dan jika berlebihan dapat menghambat metabolisme dan sirkulasi darah. Oleh karena itu, jika makanan tersebut banyak terakumulasi dalam tubuh kita, peredaran darah di area wajah kita dapat terganggu sehingga salah satunya dapat memicu komedo. Makanan yang masuk kategori ini di antaranya yaitu semua jenis makanan yang digoreng, makanan bersantan, makanan cepat saji, coklat, permen, nasi, ketela, dan sebagainya.

5. Jangan Memencet Komedo

Jika terdapat komedo pada wajah, jangan memecahkan atau memencet komedo karena ini memicu iritasi yang menyebabkan jerawat atau masalah kulit lainnya. Dengan kata lain, memencet komedo tidak akan membuatnya berkurang tetapi justru semakin parah.

6. Menggunakan Jenis Produk yang Sesuai dengan Tipe Kulit

Komedo pada umumnya dialami oleh orang dengan tipe kulit berminyak yaitu terjadi produksi kelenjar keringat yang berlebih sehingga banyak menyumbat pori – pori. Sehingga orang dengan tipe kulit berminyak ini harus menggunakan produk khusus untuk kulit wajahnya, baik make-up, lotion, maupun pembersih wajah yang memang ditujukan untuk jenis kulit yang berminyak.

7. Pakai Masker untuk Menghindari Polusi Udara

Di sekitar kita banyak sekali radikal bebas yang setiap saat dapat merusak kesehatan dan keindahan kulit kita. Komedo dapat timbul antara lain karena polusi udara, baik karena asap kendaraan bermotor, asap pabrik, maupun debu-debu di jalanan. Maka sebisa mungkin hindari sumber polutan tersebut. Jika kita mengendarai kendaraan bermotor maupun ketika berada di tempat yang berdebu, maka gunakanlah masker untuk melindungi wajah.

8. Konsumsi Air Putih

Air sangat penting bagi tubuh kita, termasuk untuk kesehatan kulit. Oleh sebab itu, bukan rahasia lagi jika air putih dapat digunakan sebagai cara menghilangkan komedo sekaligus mencegahnya timbul kembali. Sesuai dengan anjuran, minumlah air putih 8 gelas per hari untuk dapat memperlancar metabolisme. Dengan begitu, zat-zat yang berbahaya maupun sel-sel yang telah mati terutama pada area wajah dapat dibuang dan meningkatkan regenerasi sel baru. Air putih juga dikenal sebagai terapi untuk kecantikan kulit. Ini isa menjaga kelembaban dan elastistas kulit yang membuatnya nampak kenyal setiap saat.

9. Lemon dan Jeruk Nipis

Lemon dan jeruk nipis merupakan buah yang banyak mengandung vitamin C. Selain itu, kedua buah ini juga mengandung flavanoid dan asam sitrat.  Zat-zat tersebut sangat berguna dalam meregenerasi sel kulit yang mati dan menjaga kelembaban kulit. Lemon dan jeruk nipis dapat dimanfaatkan untuk mengatasi komedo baik dengan air perasannya maupun dengan kulitnya. Cara menghilangkan komedo dengan lemon dan jeruk nipis yaitu kupas buah lemon atau jeruk nipis kemudian peras airnya. Oleskan air perasan lemon atau jeruk nipis tersebut pada bagian wajah yang berkomedo. Lakukan perawatan ini pada malam hari sebelum tidur dan dibasuh dengan air bersih pada keesokan harinya. Jika menggunakan kulitnya, maka kupasan kulit dari buah lemon atau jeruk nipis tersebut dipotong-potong secukupnya dan kemudian ditempelkan sebagai masker pada daerah wajah yang berkomedo.

10. Pepaya

Dalam berbagai penelitian, buah pepaya mengandung zat atau senyawa yang sangat bermanfaat bagi kesehatan kulit wajah kita. Cara menghilangkan komedo dengan buah pepaya yaitu dengan cara menghaluskan buah pepaya yang sudah matang, dicampur sedikit susu dan madu, diaduk hingga merata dan gunakan sebagai masker pada wajah. Biarkan selama kurang lebih 20 menit lalu bilaslah dengan air bersih.

11. Putih Telur

Cara menghilangkan komedo dengan putih telur yaitu dengan memecahkan telur pada suatu wadah dan diambil bagian putihnya saja. Lalu oleskan pada area wajah yang ada komedonya atau dapat juga dioleskan merata pada seluruh kulit wajah. Diamkan selama kurang lebih 15 menit kemudian bilaslah dengan air hangat.

12. Air Garam

Ikatan ion pada air garam dapat mengangkat kotoran secara efektif terutama sel-sel yang mati pada kulit. Cara menghilangkan komedo dengan air garam yaitu campur garam dengan air hangat secukupnya, lalu gunakan untuk membasuh muka. Kemudian bilas dengan air bersih dan keringkan wajah dengan handuk yang lebut.

13. Lidah Buaya

Cara mengatasi komedo dengan lidah buaya yaitu iris 1 batang lidah buaya menjadi beberapa potongan lalu ambil lendirnya dan oleskan pada wajah yang berkomedo. Gel dari lidah buaya ini dapat juga didapatkan dengan cara memblender batang lidah buaya yang telah diiris kecil-kecil. Perawatan ini dapat dilakukan 1-2 kali sehari.

14. Uap Air Panas

Cara menghilangkan komedo dengan uap air panas yaitu dengan merebus air sampai mendidih dan ditaruh di dalam mangkuk atau baskom. Kemudian hadapkan wajah Anda kedalam mangkuk atau baskom dan biarkan uapnya mengarah ke wajah Anda. Uap air panas ini berfungsi untuk melebarkan pembuluh darah dan memperlancar sirkulasi keringat melalui pori-pori kulit, sehingga cukup efektif mengatasi komedo. Lakukan metode ini selama 10 – 15 menit.

15. Pasta Gigi

Kandungan fluoride pada pasta gigi diyakini dapat membasmi komedo. Cara menghilangkan komedo dengan pasta gigi yaitu oleskan pasta gigi secukupnya pada wajah yang berkomedo. Lakukan pemijatan secara perlahan selama kurang lebih 5 - 10 menit. Setelah itu bilaslah dengan menggunakan air bersih.

16. Kacang Kedelai

Kacang kedelai dikenal mempunyai kandungan protein nabati yang tinggi yang turut berperan dalam regenerasi sel yang rusak. Cara menghilangkan komedo dengan kacang kedelai yaitu dengan cara memblender kacang kedelai secukupnya kemudian dijadikan masker pada wajah. Diamkan selama beberapa menit lalu bilas dengan air bersih.

17. Lobak

Lobak merupakan tanaman sejenis wortel dan terkenal ampuh membasmi komedo. Cara menghilangkan komedo menggunakan lobak yaitu dengan memarut atau memblendernya, kemudian gunakan sebagai masker wajah. Perawatan ini dapat dilakukan seminggu sekali.

18. Es Batu

Es batu juga berfungsi untuk memperkecil pori-pori pada wajah. Cara menghilangkan komedo menggunakan es batu yaitu dengan menempelkan es batu pada area komedo dan menggosoknya secara perlahan. Sebelum melakukan perawatan ini dianjurkan untuk membersihkan wajah dengan krim pembersih wajah.

19. Tomat

Tomat dikenal sebagai buah sekaligus sayur yang terkenal yang kaya manfaat. Tomat banyak mengandung antioksidan dan antiseptik. Zat antioksidannya akan menjaga keremajaan kulit dan zat antiseptiknya dapat membunuh bakteri jahat maupun zat yang berbahaya bagi kulit. Tomat juga kaya akan vitamin C yang sangat bermanfaat untuk kesehatan kulit dan vitamin E yang yang mampu mengangkat kulit mati dan menutup pori-pori kulit sehingga produksi minyak dapat ditekan dan pertumbuhan komedo dapat dicegah. Cara menghilangkan komedo menggunakan tomat yaitu dengan mengiris tomat menjadi potongan tipis-tipis kemudian ditempelkan pada wajah sebagai masker.

20. Kayu Manis (Cinnamon)

Selain digunakan sebagai penyedap rasa pada makanan, kayu manis ternyata juga dapat digunakan sebagai penghilang komedo. Cara menghillangkan komedo menggunakan kayu manis yaitu dengan mencampurkan 1 sendok kayu manis dengan lemon yang telah diblender. Dapat juga ditambahkan sedikit bubuk kunyit. Ramuan ini dijadikan masker pada wajah dan diamkan selama sekitar 10 menit kemudian dibilas. Kayu manis ini dapat ikut membantu mengeluarkan kotoran dari pori-pori.

21. Madu yang Dihangatkan

Madu dikenal sebagai zat yang bermanfaat bagi kesehatan dan kecantikan kulit. Cara menghilangkan komedo menggunakan madu yaitu ambil beberapa sendok madu murni kemudian hangatkan madu tersebut. Lalu oleskan pada wajah yang berkomedo. Setelah beberapa menit, bilaslah wajah dengan air bersih.

22. Bengkoang dan Ketimun

Kita pasti sudah sering melihat bahwa bengkoang dan ketimun sering digunakan sebagai bahan utama untuk produk kecantikan wajah. Cara menghilangkan komedo menggunakan kedua buah ini yaitu dengan mengaplikasikannya sebagai masker. Terlebih dulu iris bengkoang ataupun mentimun tipis-tipis kemudian tempelkan pada area wajah yang berkomedo. Bengkoang dan mentimun ini memberikan sensasi dingin pada wajah sehingga membuatnya terasa segar dan dapat menyerap keringat berlebih.

23. Plester Komedo (Pore Pack)

Produk ini banyak kita jumpai di pasaran. Sebelum menggunakannya, pilihlah produk yang aman dan terpercaya. Cara menghilangkan komedo menggunakan plester komedo yaitu dengan cara melekatkan plester ke bagian wajah berkomedo, diamkan selama sekitar 15 menit, lalu lepaskan plesternya secara cepat sehingga komedonya dapat terangkat. Cara ini memang agak sedikit sakit, tetapi biasanya cukup efektif mengangkat komedo yang melekat agar terbawa pada plester yang ditempelkan.

24. Microdermabration

Microdermabration merupakan perawatan spa yang dapat digunakan untuk membersihkan sel-sel kulit mati penyebab komedo. Cara menghilangkan komedo dengan microdermabration ini dapat dilakukan di salon spa atau dokter kulit. Biasanya metode ini menggunakan peralatan seperti sikat dan ditunjang dengan produk dan obat-obatan kimia.

25. Retinoid Cleanser

Retinoid cleanser merupakan cream pembersih yang dapat membunuh bakteri sekaligus untuk membersihkan kulit wajah. Cara menghilangkan komedo dengan retinoid cleanser ini biasanya dilakukan oleh dokter kulit. Retinoid cleanser mengandung vitamin A yang dapat mencegah penumpukan minyak pada pori-pori serta mampu meningkatkan pertumbuhan sel kulit baru.

26. Chemical Peeling

Chemical peeling merupakan cara menghilangkan komedo yang dilakukan oleh dokter kulit dengan cara mengolesi area komedo dengan zat kimia iritan untuk memacu pengelupasan kulit secara cepat, sehingga komedo terangkat dan terjadi regenerasi kulit. Cara ini biasanya dikombinasikan dengan antibiotik yang dikonsumsi secara oral untuk membunuh bakteri yang ikut berperan dalam menimbulkan komedo.

27. Terapi Laser dan Cahaya

Terapi laser dan cahaya juga merupakan cara menghilangkan komedo yang sering di lakukan oleh dokter spesialis kulit. Terapi ini memanfaatkan teknologi sinar untuk menurunkan produksi minyak pada kulit dan membunuh bakteri penyebab komedo. Terapi ini dapat mengobati komedo tanpa merusak permukaan kulit paling luar.

Berbagai cara menghilangkan komedo di atas dapat dipilih yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Karena cara yang cocok untuk seseorang belum tentu cocok diterapkan kepada orang lain. Namun, dengan cara-cara di atas kita dapat mengerti berbagai alternatif pilihan dalam mengatasi komedo. Menghilangkan komedo secara tuntas dan permanen tentunya tidak bisa kita capai secara instan melainkan memerlukan perawatan wajah yang rutin. Selain itu, kita juga harus menerapkan gaya hidup sehat. Karena tanpa dibarengi dengan pola hidup sehat, pastilah semua cara-cara tersebut tidak akan efektif. Gaya hidup yang sehat itu antara lain dengan melakukan olahraga secara teratur, makan makanan yang bergizi terutama buah-buahan dan sayuran, serta rajin menjaga kebersihan kulit terutama di area wajah. Dengan wajah yang bersih tanpa komedo, ini pasti akan membuat wajah terlihat mulus, segar, kenyal dan tampak lebih muda.

Selain 27 cara di atas, berikut terdapat pula tips atau cara menghilangkan komedo secara sederhana dalam waktu singkat. Tips ini dapat digunakan pada saat yang mendesak jika kita menginginkan penampilan terbaik pada saat acara-acara penting. Tipsnya yaitu:
  1. Basuh wajah dengan air dingin.
  2. Usap dan pijatlah wajah, lalu cucilah dengan produk pencuci wajah yang sesuai dengan jenis kulit Anda.
  3. Bilas dengan air bersih kemudian keringkan dengan handuk.
  4. ang paling penting adalah Anda harus mengenali jenis kulit Anda agar tidak salah dalam memilih pembersih ataupun produk perawatan lainnya.
  5. Jika perlu, Anda bisa melakukan teknik penguapan agar pori-pori semakin terbuka dan memudahkan Anda untuk mengeluarkan komedo dari permukaan kulit.
  6. Setelah komedo sudah mulai muncul, Anda bisa menggunakan alat khusus untuk mengeluarkan atau memencet komedo. Pastikan alat tersebut dalam keadaan bersih dan steril.
Anda juga perlu ingat bahwa cara menghilangkan komedo untuk jenis tertutup dan terbuka itu berbeda. Untuk komedo blackhead, Anda bisa menusuknya dengan alat khusus untuk mengeluarkan isi komedo yang menyumbat pori-pori. Tapi Anda perlu ingat bahwa jangan sekali-kali menggunakan alat yang tidak streil karena ini justru akan menimbulkan peradangan dan infeksi pada kulit. Sedangkan, untuk jenis whitehead, Anda cukup menekan area berkomedo dengan jari agar komedo terdesak untuk keluar. Selain itu, ada satu lagi cara untuk membuat kulit Anda halus dan bebas komedo, yaitu dengan melakukan perawatan facial di salon. Ini adalah solusi bagi Anda yang tidak memiliki banyak waktu untuk merawat wajah di rumah.

Setelah melakukan metode pembersihan komedo baik yang terbuka maupun tertutup seperti metode di atas, langkah selanjutnya adalah melakukan pembersihan. Pada langkah pembersihan ini area yang telah kita keluarkan isi komedonya dibersihkan dengan alkohol atau larutan antiseptik lainnya untuk mencegah terjadinya infeksi bakteri baru. Akan tetapi, jika ingin mendapatkan hasil yang maksimal tanpa efek samping berbahaya, alangkah lebih baiknya jika mendiskusikannya dengan ahli kulit atau bahkan dokter spesialis untuk mendapatkan metode dan teknik perawatan kulit wajah yang paling tepat.

50 Cara Menghilangkan Jerawat dan Bekasnya

Secara umum cara menghilangkan jerawat bisa dilakukan dengan banyak metode. Mulai dengan obat-obatan kimia, menggunakan produk-produk kecantikan, hingga dengan cara-cara yang alami. Jerawat juga merupakan salah satu masalah utama yang biasa muncul di wajah. Penyebabnya berbagai macam, mulai dari karena stres, kurang menjaga kebersihan wajah, terlalu banyak makan berlemak, dan sebagainya. Jerawat sebenarnya termasuk dalam jenis penyakit kulit yang biasanya timbul akibat meningkatnya kelenjar minyak di bulu halus atau rambut.

Pria ataupun wanita yang sedang mengalami masa pubertas sangat rentan terkena jerawat. Jerawat juga bisa menimbulkan rasa kurang percaya diri, karena munculnya jerawat di wajah pasti akan membuat penampilan menjadi kurang menarik. Apalagi terkadang meskipun jerawatnya sudah hilang, bekasnya tetap ada. Lalu bagaimana cara supaya jerawat bisa hilang secara total? Berikut ini adalah 50 cara menghilangkan jerawat dan bekasnya dengan berbagai macam metode.

Cara Menghilangkan Jerawat dan Bekasnya
Image dari Homeremedyshop.com

1. Susu

Jika Anda ingin kulit Anda tetap terjaga kesehatannya, konsumsilah susu secara rutin. Akan tetapi, tentunya susu yang rendah lemak. Susu rendah lemak dinilai efektif untuk menghilangkan jerawat yang ada di wajah. Pasalnya, tidak bisa dipungkiri bahwa susu adalah salah satu sumber vitamin A dan D yang cukup tinggi. Di mana kedua vitamin tersebut sangat baik untuk kesehatan kulit. Selain itu, kalsium yang terkandung pada susu juga sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan tubuh terutama tulang.

2. Madu

Seperti yang sudah diketahui oleh masyarakat sejak zaman dahulu, madu memang bisa digunakan untuk menyembuhkan berbagai macam gangguan kesehatan dan tentu saja untuk meningkatkan kecantikan kulit. Dan ternyata madu juga bisa digunakan untuk mengobati jerawat. Cara menghilangkan jerawat dengan madu ini terbilang cukup mudah dan efektif. Cukup oleskan madu pada bagian wajah yang berjerawat sebelum tidur dan Anda bisa membilasnya menggunakan air bersih saat bangun di keesokan harinya. Akan tetapi, jika Anda ingin tidur dalam kondisi wajah yang bersih, Anda tidak perlu menunggu sampai pagi. Cukup gunakan masker madu sebelum tidur selama 30 menit sampai 1 jam, lalu bilas menggunakan air hangat. Wajah Anda akan terasa lebih lembut dan kenyal.

3. Lidah Buaya

Tanaman herbal yang satu ini memang sudah sejak lama digunakan untuk perawatan kecantikan. Efeknya adalah untuk mengurangi peradangan pada bagian wajah yang berjerawat. Tidak heran jika lidah buaya menjadi bahan utama pada produk-produk kecantikan khusus untuk rambut dan kulit berminyak. Bagian yang dimanfaatkan adalah gel lidah buayanya. Jika biasanya ini digunakan untuk keramas, cobalah remas-remas dan oleskan gel daun lidah buayanya ke bagian wajah yang berjerawat. Namun untuk cara ini Anda tidak perlu lakukan setiap hari. Cukup satu atau dua kali saja dalam seminggu, dan rasakan wajah Anda akan menjadi lebih sehat dan tidak berminyak.

4. Alpukat

Anda juga bisa mengonsumsi buah alpukat sebagai cara menghilangkan jerawat yang dipercaya cukup efektif. Sama seperti kacang-kacangan, alpukat juga mengandung vitamin E yang tinggi sehingga bisa membantu menjaga kesehatan kulit. Alpukat juga mengandung vitamin C yang bisa melembabkan kulit, mengurangi peradangan kulit, dan tentunya menghilangkan jerawat yang membandel. Oleh karena itu cobalah konsumsi alpukat secara rutin jika Anda ingin jerawat cepat hilang.

5. Es Batu

Es batu ternyata tidak hanya bisa digunakan untuk mengompres memar-memar di tubuh saja. Akan tetapi jerawat juga bisa diatasi dan dicegah dengan es batu. Suhu dingin pada es batu bisa membantu menutup pori-pori kulit yang terbuka. Dengan demikian, wajah akan terasa lebih kesat dan tidak berminyak. Selain itu, bakteri yang terperangkap pada pori-pori juga bisa mati dan hilang dengan memanfaatkan efek dingin dari es batu. Caranya cukup dengan mengompreskan es batu yang dibungkus kain bersih pada bagian yang berjerawat. Anda bisa melakukan metode ini 2 kali dalam sehari atau bahkan mengaplikasikannya setelah menggunakan masker wajah.

6. Putih Telur

Selanjutnya kembali lagi ke pembahasan cara menghilangkan jerawat yang alami. Kali ini Anda bisa menggunakan bahan yang mungkin agak amis, yaitu putih telur. Cara menggunakannya, saat memecahkan telur pisahkan kuning telur dari putih telurnya. Kemudian aduk-aduk sebentar sampai merata lalu oleskan putih telur pada jerawat yang membandel. Diamkan dalam waktu kurang lebih 10-15 menit, kemudian baru Anda bilas menggunakan air bersih.

7. Air Putih

Jika Anda tidak mau repot, cukup perbanyak minum air putih saat Anda sedang berjerawat. Tidak bisa dipungkiri bahwa cara menghilangkan jerawat dengan air putih ini terbukti cukup efektif. Seperti yang mungkin juga sudah Anda ketahui, air putih bisa melancarkan metabolisme di dalam tubuh. Selain itu air putih bisa membantu proses pembuangan zat racun di dalam darah. Itu dia yang membuat air putih bisa membantu mempercepat proses menghilangkan jerawat.

8. Tomat

Untuk bisa menghilangkan jerawat, sebenarnya Anda tidak perlu membeli masker wajah yang mahal. Buat saja sendiri masker yang alami dan efektif untuk menjaga kesehatan wajah. Termasuk untuk mengatasi jerawat yang membandel. Bahan dasar masker yang direkomendasikan adalah tomat, buah ini kaya akan vitamin A dan C. Cukup blender buah tomatnya sampai halus, lalu balurkan secara merata hasil blender tersebut di seluruh wajah Anda, terutama bagian yang berjerawat. Tunggu beberapa menit sampai maskernya kering, lalu bilas dengan air bersih.

9. Scrub Gula

Cara lainnya adalah dengan menggunakan scrub gula. Seperti apa scrub gula itu? Jadi cara pembuatannya adalah dengan menggunakan gula dan minyak zaitun. Di mana kedua bahan itu berfungsi untuk membersihkan sel kulit mati dan untuk meregenerasi sel kulit baru. Campurkan gula murni dan minyak zaitun dengan perbandingan 2:1. Selain itu tambahkan juga beberapa tetes saja air perasan jeruk nipis. Aduk secara merata untuk menjadi adonan scrub alami. Oleskan scrub tersebut ke seluruh wajah terutama di bagian yang sedang berjerawat. Diamkan selama 15 menit sebelum akhirnya dibasuh air bersih.

10. Jeruk Nipis

Apakah lemon dan jeruk nipis itu berbeda? Bisa dibilang kedua buah ini memang sangat mirip. Sama-sama asam, sama-sama sering digunakan untuk perawatan wajah, dan sama-sama efektif sebagai cara menghilangkan jerawat. Caranya sangat mudah, yaitu hanya dengan menggunakan air perasan jeruk nipis saja. Peras jeruk nipis sesuai dengan kebutuhan, lalu oleskan pada jerawat Anda. Kandungan asamnya sangat efektif untuk mengempeskan jerawat yang meradang. Sebagai alternatif, Anda juga bisa membuat masker dari campuran madu dan jeruk nipis. Ini akan memberikan hasil yang lebih optimal.

11. Pasta Gigi

Percaya tidak percaya, ternyata pasta gigi juga bisa digunakan untuk menghilangkan jerawat. Pasta gigi memiliki efek mendinginkan pori-pori kulit sehingga sangat manjur untuk mengempeskan jerawat bahkan ini dianggap paling efektif dibandingkan dengan bahan-bahan lainnya. Pastikan Anda membersihkan dan mencuci wajah Anda terlebih dahulu sebelum mengoleskan pasta gigi ke area yang berjerawat. Jika Anda memiliki terlalu banyak aktivitas, Anda bisa melakukan metode ini sebelum tidur. Anda bisa membasuhnya keesokan harinya setelah bangun tidur. Akan tetapi perlu diingat, jangan gunakan bahan ini jika jerawat Anda sudah radang karena bisa menimbulkan iritasi dan memicu peradangan yang lebih parah. 

12. Daun Sidaguri

Daun sidaguri juga bisa digunakan untuk menghilangkan jerawat. Cara membuat ramuan tradisionalnya adalah dengan merebus daun sidaguri yang dicampur dengan mahkota dewa. Rebus dua bahan herbal tersebut dengan dua gelas air saja. Tunggu sampai mendidih dan letakkan wajah Anda di atas air rebusan daun sidaguri dan mahkota dewa tersebut. Lakukan cara ini dua kali sehari supaya jerawat cepat hilang.

13. Lemon

Sama halnya seperti madu, lemon juga terbukti cukup ampuh sebagai cara menghilangkan jerawat. Caranya juga sama, yaitu dengan dioleskan pada bagian wajah yang berjerawat. Siapkan perasan air lemon saja dan kapas, lalu usapkan pada bagian yang berjerawat. Tunggu hingga beberapa menit. Lakukan secara rutin untuk mengoptimalkan perawatan wajah Anda. Jika Anda tidak memiliki banyak waktu untuk melakukan langkah ini, Anda bisa meminum jus lemon setiap harinya sebagai alternatif. Jus lemon adalah asupan vitamin C yang sangat baik untuk kesehatan kulit dan kekebalan tubuh.

14. Buah Berry

Berbagai jenis buah berry dinilai memiliki kandungan antioksidan terbaik yang bisa membantu mengatasi jerawat secara alami. Buah berry seperti strawberry, blueberry, raspberry, dan sebagainya bisa menjaga kondisi kulit supaya tetap sehat. Kandungan antioksidan pada jenis buah berry berfungsi sebagai fitokimia yang bermanfaat untuk menyembuhkan infeksi di kulit termasuk jerawat. Masalah lain seperti komedo pun bisa diatasi apabila Anda rutin mengonsumsi buah berry.

15. Bawang Putih

Selama ini bawang putih mungkin hanya dianggap sebagai bumbu dapur saja. Namun siapa sangka bahwa salah satu cara menghilangkan jerawat yang paling efektif adalah dengan bawang putih. Pasalnya, bawang putih ini punya kandungan antiseptik dan sulfur yang sangat berkhasiat untuk menyembuhkan dan mencegah jerawat datang kembali. Gunakan saja satu siung bawang putih, lalu potong ujung bawangnya (bahasa jawa: putes). Kemudian oleskan bagian yang dipotong tersebut pada jerawatnya. Sama seperti cara-cara sebelumnya, sebaiknya lakukan saja sebelum tidur supaya hasilnya lebih maksimal.

16. Uap

Metode uap air panas ini mungkin lebih sering digunakan untuk mengatasi batuk pilek, baik pada orang dewasa ataupun pada bayi. Namun ternyata metode ini bisa digunakan untuk menghilangkan jerawat. Benarkah demikian? Anda bisa mencobanya. Caranya sama dengan ketika mengatasi batuk atau pilek. Anda cukup meletakkan wajah Anda di atas baskom yang berisi air panas. Tunggu hingga beberapa menit sampai uap tersebut benar-benar meresap pada pori-pori wajah Anda. Setelah 10 menit, Anda bisa membilas wajah Anda dengan air hangat.

17. Mahkota Dewa

Untuk menghilangkan jerawat, Anda juga bisa menggunakan buah mahkota dewa. Akan tetapi yang Anda gunakan adalah buah mahkota dewa yang masih muda. Hal itu karena adanya daya inhibisi tinggi yang terdapat pada buah mahkota dewa muda, sedikit berbeda dengan buah yang sudah mulai matang. Cara menggunakannya, cuci buahnya sampai bersih, parut buahnya, lalu balurkan parutan buah mahkota dewa muda tersebut pada wajah yang berjerawat. Diamkan selama 15 menit, lalu bersihkan dengan air bersih. Lakukan metode ini setiap malam hari supaya jerawat lekas hilang.

18. Mentimun

Jika biasanya mentimun menjadi pelengkap masker yang digunakan untuk menutup area mata, ternyata sayuran yang satu ini juga bisa digunakan untuk menghilangkan jerawat. Cara menghilangkan jerawat dengan mentimun ini tidak rumit dan cukup sederhana. Cukup gunakan irisan mentimun dingin dan tempelkan di bagian wajah yang berjerawat. Tunggu sekitar satu jam, kemudian cuci wajah Anda dengan air bersih. Mentimun mengandung zat yang bisa meredakan peradangan pada kulit.  Jika Anda menggunakannya secara rutin, ini tidak hanya menghilangkan jerawat tapi juga bisa memperbaiki tekstur kulit Anda.

19. Mengkudu

Jenis buah lain yang juga cukup efektif untuk mengatasi jerawat membandel adalah buah mengkudu atau yang juga sering disebut dengan buah pace. Buah ini bisa Anda gunakan sebagai masker wajah. Pasalnya mengkudu memiliki kandungan zat aktif seperti morinda diol, asam kapril, sorandiyol, moridin, dan sebagainya yang ternyata cukup efektif untuk menjaga sistem kekebalan tubuh dan kesehatan kulit.

20. Biji-Bijian

Selain jenis kacang-kacangan, mengonsumsi biji-bijian juga bisa menjadi cara menghilangkan jerawat yang cukup efektif. Anda disarankan untuk mengonsumsi jenis biji-bijian supaya wajah Anda tetap cantik dan berseri. Serat yang terkandung dalam biji-bijian bisa menghilangkan jerawat dan juga peradangan pada kulit secara perlahan. Hal ini dikarenakan biji-bijian memiliki kandungan selenium yang tinggi. Selenium sendiri merupakan obat alami yang cukup manjur menyembuhkan jerawat membandel di wajah.

21. Beras Merah

Selanjutnya Anda juga bisa mengonsumsi beras merah, sumber makanan yang diketahui mengandung vitamin B, protein, magnesium dan yang paling penting adalah antioksidan. Pada beras merah sendiri, vitamin B adalah nutrisi yang paling berperan penting untuk mengatasi jerawat. Mengapa demikian? Vitamin B bisa membuat kulit Anda terhindar dari stres. Dengan demikian kadar hormon di dalam tubuh akan lebih terkendali dan jerawat tidak akan timbul.

22. Air Seni

Mengejutkan memang, karena ternyata jerawat bisa dihilangkan dengan urin atau air seni. Cara menghilangkan jerawat yang satu ini merupakan metode baru bagi Anda yang sudah frustasi karena gagal mengusir jerawat dengan bahan-bahan lainnya. Berdasarkan berbagai riset, ternyata urin mengandung zat anti jamur yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan untuk mengatasi berbagai masalah kulit. Kali ini Anda bisa mencoba mencampurkan urin pada pelembab wajah Anda. Cukup menjijikkan mungkin, tapi tidak ada salahnya juga bukan untuk dicoba? Barangkali jerawat membandel Anda bisa seketika hilang.

23. Daun Pepaya

Selain menggunakan pasta gigi, Anda bisa membuat pasta yang lebih alami, yaitu dari bahan dasar daun pepaya. Sediakan beberapa lembar daun pepaya, lalu keringkan. Untuk membuatnya menjadi pasta atau masker, Anda cukup menghasluskannya boleh dengan cara ditumbuk ataupun diblender dengan menambahkan air secukupnya. Setelah benar-benar halus, Anda bisa mengoleskannya pada bagian yang berjerawat maksimal selama 30 menit. Ini akan lebih efektif jika Anda melakukan di malam hari sebelum tidur secara rutin dan terjadwal.

24. Brokoli

Mengonsumsi sayuran memang menjadi salah satu cara menghilangkan jerawat yang cukup efektif. Salah satu jenis sayuran yang sempurna untuk membersihkan kulit adalah brokoli. Di mana brokoli ini mengandung nutrisi yang cukup lengkap. Brokoli mengandung vitamin A, B kompleks, C, E, dan K yang sangat membantu tubuh mengatasi berbagai kerusakan pada kulit. Selain itu kandungan-kandungan tersebut juga bisa membantu luminositas kulit.

25. Jaga Kebersihan Tangan

Pernahkah Anda setelah memegang uang yang kotor atau memegang benda-benda kotor lainnya lalu menyentuh muka? Ya, itu bisa menjadi salah satu pemicu timbulnya jerawat. Dan kalau Anda sedang berjerawat, jangan lakukan hal-hal tersebut. Apalagi sampai Anda memecahkan jerawat dengan kondisi tangan yang kotor. Kotoran atau bakteri yang menempel di tangan Anda bisa saja membuat jerawat semakin membandel. Menjengkelkan sekali, bukan? Oleh karena itu sebisa mungkin selalu jaga kebersihan tangan dan wajah selama Anda berjerawat.

26. Kentang

Kentang mungkin memang dinilai sebagai bahan makanan yang kaya akan manfaat. Namun ternyata kentang juga bisa membantu menghilangkan jerawat batu. Cara menghilangkan jerawat dengan kentang ini adalah menggunakan masker kentang. Bagaimana cara membuatnya? Parut atau blender kentangnya, lalu tempelkan hasilnya ke wajah Anda terutama di bagian yang berjerawat. Diamkan selama beberapa saat, kemudian Anda bilas menggunakan air hangat. Niscaya jerawat batu di wajah Anda akan cepat hilang.

27. Kacang

Banyak yang beranggapan bahwa makan kacang adalah salah satu penyebab timbulnya jerawat. Namun tidak selamanya kacang hanya mengakibatkan wajah berjerawat saja. Pasalnya kandungan vitamin E yang terdapat pada kacang-kacangan ternyata juga bisa membantu meremajakan kulit. Itulah yang membuat kacang dinilai bisa membantu proses penghilangan jerawat. Apalagi kacang juga mengandung zat-zat lain seperti tembaga, magnesium, mangan, kalsium, zat besi, dan sebagainya yang baik untuk kesehatan kulit.

28. Artichoke

Cara menghilangkan jerawat yang paling efektif adalah dengan mengonsumsi makanan yang mengandung antioksidan dan vitamin C. Kandungan-kandungan nutrisi tersebut bisa Anda dapatkan dari sayuran hijau bernama artichoke. Di mana sayuran tersebut bisa membantu membuang racun dari dalam tubuh termasuk racun-racun yang ada di kulit. Dengan demikian mengonsumsi artichoke juga bisa menjaga kesehatan kulit dan mengatasi jerawat yang sudah membandel.

29. Adas

Apa itu adas? Mungkin banyak orang yang masih belum tahu apa itu adas. Adas adalah sejenis sayuran yang ternyata bisa membantu membersihkan kulit dari berbagai kotoran dan masalah kulit. Tentu saja adas juga bisa digunakan untuk mengatasi jerawat yang membandel apabila dikonsumsi secara rutin. Bahkan akar dari sayur adas ini juga bisa melancarkan pencernaan, mengurangi kelebihan cairan di dalam tubuh dan menghilangkan racun-racun yang tersumbat di pori-pori kulit.

30. Baking Soda Alami

Seperti apakah baking soda alami? Secara umum kulit memang sangat rentan mengalami masalah termasuk jerawat, komedo, dan sebagainya. Pasalnya, kulit menjadi bagian terluar pada tubuh manusia. Bagi Anda yang berjerawat, Anda bisa menggunakan baking soda. Namun untuk melakukan cara menghilangkan jerawat yang satu ini, dibutuhkan pengujian sederhana terlebih dahulu. Pertama, coba oleskan pasta baking soda di tengkuk. Jika selama beberapa menit pasta tersebut terasa panas, segera bersihkan. Jika panas berarti baking soda itu tidak cocok untuk kulit wajah Anda.

31. Lemak Ikan

Jerawat juga bisa dihilangkan dengan cara mengonsumsi makanan-makanan sehat. Salah satunya adalah lemak ikan, di mana ikan memang dipercaya sebagai salah satu sumber omega-3 dan omega-6 yang sangat baik. Kandungan tersebut bisa membantu mengatasi penyumbatan pori-pori yang menjadi salah satu pemicu utama jerawat. Anda yang sedang berjerawat direkomendasikan mengonsumsi ikan salmon, makarel atau ikan sarden.

32. Semangka

Cara menghilangkan jerawat yang selanjutnya adalah dengan mengonsumsi buah semangka. Buah ini sangat menyegarkan karena mengandung banyak sekali air. Vitamin yang terkandung di dalamnya dinilai sangat baik sebagai antioksidan yang bisa menjaga kesehatan tubuh. Oleh karena itu, buah semangka cukup manjur untuk menyembuhkan infeksi yang terjadi pada kulit termasuk jerawat.

33. Alfalfa Sprouts

Tanaman ini pasti sangat asing bagi sebagian besar orang. Akan tetapi mengonsumsi alfalfa sprouts ternyata dinilai cukup efektif sebagai cara menghilangkan jerawat yang membandel di wajah. Pasalnya, tanaman yang bentuknya seperti rumput ini ternyata punya kandungan nutrisi yang lengkap. Terutama nutrisi-nutrisi yang bermanfaat untuk kesehatan kulit. Alfalfa sprouts memiliki kandungan enzim yang bisa mengatasi peradangan.

34. Anggur Merah

Selanjutnya Anda juga bisa mencoba anggur merah, buah yang mengandung banyak bahan kimia alami dan dengan kandungan antioksidan yang tinggi. Di mana antioksidan sendiri sangat bermanfaat untuk mengatasi kulit yang bermasalah. Bukan hanya itu, karena mengonsumsi anggur merah secara rutin juga bisa menjaga kesehatan kulit, termasuk menghilangkan jerawat. Jadi tidak ada salahnya jika Anda mencoba anggur merah sebagai cara menghilangkan jerawat yang sudah teruji cukup efektif.

35. Menggunakan Cream Penghilang Jerawat

Mungkin ini menjadi cara yang paling mudah dan jalan pintas paling mudah ditempuh supaya jerawat bisa segera hilang. Gunakan cream penghilang jerawat yang mengandung zat benzoil peroksida. Zat yang memang berfungsi untuk mematikan jerawat. Namun kinerjanya memang tidak cepat, karena biasanya dibutuhkan waktu hingga seminggu atau lebih untuk melihat hasilnya secara maksimal. Akan tetapi, jangan gunakan cream jerawat tanpa pengawasan dari dokter kulit karena dengan dosis yang salah ini justru bisa membuat kulit Anda semakin rusak.

36. Menggunakan Isotretinoin

Bahan kimia yang satu ini memang sangat dipercaya dan sudah terbukti bisa menghilangkan jerawat beserta dengan bekasnya. Akan tetapi, jika Anda memilih bahan ini, Anda harus bersabar karena hasilnya tidak akan instan. Anda harus mengonsumsinya kapsul yang mengandung Isotretinoin secara teratur. Selain itu, untuk hasil yang lebih maksimal, Anda harus mengimbanginya dengan pola hidup yang sehat dengan berolahraga dan mengonsumsi makanan yang kaya nutrisi. Hindari minuman bersoda dan alkohol jika Anda tidak ingin berurusan lagi dengan jerawat.

37. Rutin Mencuci Muka

Bagi Anda yang beragama Islam, Anda pasti akan mencuci muka minimal 5 kali sehari. Namun bagi yang beragama non-muslim, cobalah untuk tetap mencuci muka minimal 2 kali sehari. Anda bisa melakukannya ketika wajah Anda mulai terasa lengket atau kotor. Tujuannya adalah supaya sel kulit mati bisa terangkat dan bakteri di wajah bisa menghilang. Pasalnya bakteri atau sel kulit mati adalah salah satu pemicu munculnya jerawat yang paling sering terjadi. Jangan lupa untuk menggunakan produk pembersih yang memang sesuai dengan jenis kulit Anda.

38. Gunakan Masker Penutup Wajah Saat Keluar Rumah

Ketika berjerawat wajah tentunya membutuhkan perhatian khusus, terutama mengenai kebersihan kulit wajahnya. Untuk itu ketika Anda sedang ke luar rumah, usahakan bagian yang sedang berjerawat Anda tutup supaya tidak terinfeksi kotoran atau bakteri dari luar. Atau kalau Anda tidak mau repot, gunakan saja plester. Saat ini sudah ada plester transparan, jadi meskipun Anda memasang plester tersebut tidak akan terlalu kelihatan.

39. Facial

Facial ini adalah metode perawatan kecantikan yang sering dilakukan di klinik kecantikan. Bahkan di salon-salon pun banyak yang menawarkan perawatan wajah yang satu ini. Metode yang digunakan sebenarnya tidak rumit, yaitu hanya dengan cream wajah yang berfungsi untuk membuang jerawat dan menghapuskan bekas-bekas jerawat di wajah. Facial biasanya memberikan relaksasi tersendiri pada permukaan wajah. Jadi tidak heran jika di zaman modern ini facial dinilai sebagai cara menghilangkan jerawat paling favorit.

40. Menggunakan Retin-A

Zat lain yang dipercaya cukup efektif menghilangkan jerawat adalah zat Retin-A. Ini merupakan salah satu jenis asam dari vitamin A. Fungsi zat ini adalah untuk menghilangkan kotoran di pori-pori dan membebaskan pori-pori yang tersumbat. Namun secara umum Retin-A ini digunakan untuk mengatasi kulit kriput atau untuk perawatan kecantikan wajah yang lainnya. Namun mengingat jerawat juga disebabkan oleh penyumbatan kulit, maka tidak salah juga jika Anda menggunakan zat Retin-A untuk mengobati jerawat membandel di wajah.

41. Jangan Begadang

Begadang atau tidur terlalu larut malam sebenarnya bisa membahayakan kesehatan. Bukan hanya untuk kesehatan secara keseluruhan, bahkan bisa berdampak juga untuk hal yang sepele. Seperti tumbuh jerawat misalnya. Jika Anda tidak tidur secara cukup, proses metabolisme di dalam tubuh tidak akan berjalan dengan lancar. Dengan demikian jerawat pun akan semakin membandel dan sulit hilang. Bahkan jerawat Anda justru akan bertambah lagi.

42. Peeling

Metode lain yang biasa dilakukan di klinik kecantikan adalah peeling. Mirip dengan facial, hanya saja peeling ini prosedurnya agak lebih panjang. Pasalnya yang dilakukan adalah mengangkat kotoran di pori-pori wajah. Jadi harus dilakukan dengan teliti dan sangat berhati-hati. Untuk Anda yang punya jerawat batu alias jerawat yang membandel, coba metode peeling ini.

43. Hindari Kosmetik Saat Berjerawat

Selama Anda berjerawat mungkin Anda ingin menutupi jerawat Anda dengan memakai make up. Bisa saja, namun jangan sampai Anda menggunakan kosmetik secara berlebihan. Meskipun Anda berpikir bahwa make up bisa menjadi salah satu cara menghilangkan jerawat sementara yang cukup efektif, namun efek buruknya bisa Anda rasakan di kemudian hari. Terutama apabila kosmetik yang Anda gunakan ternyata tidak sesuai dengan jenis kulit Anda. Kan lebih baik jika Anda menghindari kosmetik terlebih dahulu saat sedang berjerawat.

44. Jaga Kebersihan Tubuh

Orang yang kurang menjaga kebersihan tubuhnya lebih berpotensi terkena jerawat. Jadi sebaiknya jangan malas mandi, apalagi ketika tubuh Anda baru saja mengeluarkan banyak keringat dan bercampur kotoran. Mandi minimal dua kali sehari, terutama setelah Anda melakukan aktivitas di luar rumah. Hal tersebut bisa menjaga kebersihan kulit secara keseluruhan.

45. Tenangkan Diri dan Selalu Berpikir Positif

Perlu diketahui bahwa stres adalah salah satu masalah sepele yang paling sering mengakibatkan seseorang berjerawat. Hal itu diakibatkan karena saat stres, produksi hormon menjadi tidak stabil dan ini bisa memicu tumbuhnya jerawat di wajah dan bagian tubuh lainnya. Oleh karena itu, kalau Anda sudah berjerawat, usahakan tenangkan diri Anda. Cobalah untuk tetap berpikir positif supaya jerawat tidak bertambah lagi nantinya. Anda juga bisa sambil melakukan pengobatan lain dengan bahan-bahan alami misalkan dengan cara-cara yang tadi sudah dijelaskan.

46. Metode Laser

Teknologi laser sudah banyak digunakan untuk berbagai macam kegiatan medis. Bahkan khitan pun sudah bisa menggunakan laser. Dan tahukah Anda bahwa kebanyakan klinik kecantikan saat ini juga menggunakan metode laser. Terutama untuk menghilangkan jerawat-jerawat yang membandel. Untuk masalah harga memang cukup mahal. Namun, hasilnya terbilang cukup cepat, karena biasanya dengan dua kali laser jerawat membandel pun hilang.

47. Perbanyak Olahraga

Bagi Anda yang kurang olahraga, percayalah bahwa kulit Anda pasti akan kering. Coba bandingkan kulit wajah orang yang sering berolahraga dan yang tidak pernah berolahraga. Selain bisa menjaga kelembaban kulit wajah, olahraga juga bisa membantu tubuh untuk mengeluarkan racun dengan cara memperlancar metabolisme tubuh. Termasuk zat-zat racun penyebab jerawat yang bersarang di pori-pori wajah. Jadi saat Anda sedang berjerawat, cobalah untuk rutin berolahraga. Minimal lakukan tiga kali dalam seminggu.

48. Jangan Pernah Memegang Jerawat

Saat Anda sedang berjerawat, terkadang rasanya ingin segera dipecahkan saja. Akan tetapi ternyata hal itu tidak efektif untuk menghilangkan jerawat. Cara menghilangkan jerawat yang efektif justru adalah dengan mendiamkannya saja supaya tidak terjadi peradangan. Apalagi jika tangan Anda sedang kotor atau tidak steril. Memecahkan jerawat justru bisa berbahaya dan bahkan bekasnya akan sulit dihilangkan. Jika sudah terasa nyeri, kondisi jerawat justru bisa bertambah parah dan bisa menyebabkan iritasi di kulit. Bisa-bisa jerawat Anda tidak kunjung sembuh nantinya. Pasti Anda tidak mau, bukan?

49. Metode Mikrodermabrasi

Cara menghilangkan jerawat secara medis bisa Anda lakukan dengan metode mikrodermabrasi. Salah satu jenis perawatan kecantikan yang memang sudah lama populer dan manjur untuk membasmi jerawat membandel di wajah. Metode mikrodermabrasi ini mengusung teknologi dan  zat yang berfungsi untuk mengelupas sel kulit mati termasuk jerawat atau komedo yang membandel. Oleh karena itu, Anda akan mendapatkan wajah yang lembut dan lebih cerah setelah melakukan metode ini.

50. Menggunakan Asam Salisilat

Sebagian besar dari Anda pasti tahu bahwa kulit mati dan kotoran-kotoran yang menyumbat saluran pori-pori adalah penyebab utama timbulnya jerawat. Dan untuk bisa menghilangkan kulit mati, coba gunakan cream perawatan wajah yang mengandung asam salisilat. Cara menghilangkan jerawat dengan bahan ini memang diakui cukup efektif untuk mencegah jerawat. Untuk dosis dan aturan pemakaian yang tepat, sebaiknya Anda mendiskusikannya dengan dokter kulit.

Baca juga: Berbagai Jenis Jerawat yang Biasa Timbul di Wajah

Itu tadi adalah 50 cara menghilangkan jerawat dan bekasnya yang dapat Anda coba. Semoga tips diatas dapat menjadi referensi atau pilihan Anda dalam mengatasi jerawat yang membandel. Jangan lupa untuk membagikan artikel ini agar tulisan didalamnya lebih bermanfaat bagi orang banyak.

Inilah 7 Penyebab Timbulnya Jerawat dan Komedo di Wajah yang Sering Disepelekan

Jerawat dan komedo merupakan masalah sepele yang sering timbul di wajah. Penyebab jerawat dan komedo pun bisa timbul dari hal-hal yang tidak diduga-duga. Sebagian orang menganggap jerawat dan komedo sebagai masalah yang remeh. Namun tidak sedikit juga orang yang merasa kurang nyaman saat muncul jerawat dan komedo di wajah. Secara umum, dua masalah utama di wajah tersebut biasanya dipengaruhi oleh proses hormonal, kebersihan atau kondisi stres yang memengaruhi aktivitas sehari-hari. Umumnya penyebab komedo ataupun jerawat ini bisa dihilangkan dengan mudah. Namun terkadang ada juga jenis jerawat dan komedo yang sulit dihilangkan bahkan bisa menimbulkan bekas di wajah.

Penyebab Timbulnya Jerawat dan Komedo di Wajah

Bahkan para remaja yang salah terlalu berlebihan dalam menggunakan kosmetik pun justru bisa menimbulkan jerawat ataupun komedo. Banyak hal-hal sepele yang sering diabaikan oleh kebanyakan orang yang sebenarnya bisa menjadi penyebab timbulnya jerawat dan komedo. Lalu hal-hal apa saja yang perlu diwaspadai supaya wajah bisa tetap bersih dan berseri? Berikut ini adalah beberapa faktor penyebab munculnya jerawat dan komedo di wajah.

1. Faktor Hormonal

Selama ini jerawat sering diidentikkan dengan tanda rindu terhadap seseorang atau tanda bahwa seseorang sedang jatuh cinta. Namun sebenarnya penyebab jerawat membandel yang paling sering terjadi adalah karena faktor hormonal, bukan karena masalah rindu atau jatuh cinta saja. Secara umum jerawat dan komedo ini bisa muncul sejak seseorang berusia 10-15 tahun. Biasanya kebiasaan munculnya jerawat dan komedo itu akan mulai berhenti saat seseorang memasuki usia 25 tahun. Namun demikian, justru saat usia berlanjut ke 40 tahun hingga 50 tahun, dua masalah pada wajah tersebut bisa muncul dengan frekuensi yang sering lagi. Bagi wanita, biasanya dua masalah itu bisa muncul saat sebelum menstruasi, saat hamil, atau ketika mengonsumsi obat-obatan yang memengaruhi hormonal.

2. Malas Membersihkan Rambut

Benarkah hanya karena malas membersihkan rambut bisa menyebabkan timbul jerawat atau komedo di wajah? Benar, dan penjelasannya pun cukup logis. Ketika kulit kepala Anda berminyak, maka minyak tersebut bisa mengalir ke wajah Anda. Alhasil kotoran-kotoran yang menempel ke wajah Anda pun akan bercampur dengan minyak dan bisa mengakibatkan tersumbatnya pori-pori. Itu dia yang bisa memicu munculnya jerawat dan komedo. Penyebab ini juga bisa dikatakan sebagai salah satu penyebab jerawat yang membandel. Oleh karena itu Anda disarankan untuk rajin membersihkan rambut dengan keramas.

3. Ada Tekanan pada Kulit

Penyebab komedo dan jerawat yang selanjutnya adalah karena terjadinya friksi atau tekanan pada kulit. Banyak aktivitas-aktivitas sepele yang mungkin tanpa Anda sadari itu bisa menjadi salah satu penyebab munculnya jerawat dan juga komedo yang membandel. Misalnya seperti saat Anda menggunakan telepon seluler, saat Anda mengenakan masker, helm, dan sebagainya. Terkadang benda-benda yang menempel ke wajah Anda itu belum tentu terjamin kebersihannya.

Itu tadi adalah beberapa aktivitas sederhana yang bisa menjadi penyebab jerawat dan komedo membandel di wajah. Selain karena faktor hormonal, kebersihan rambut dan adanya tekanan pada kulit, dua masalah membandel pada wajah tersebut juga bisa terjadi karena faktor makanan dan juga minuman. Oleh karena itu Anda juga perlu memerhatikan asupan makanan dan minuman yang Anda konsumsi setiap harinya. Misalnya Anda jangan terlalu sering mengonsumsi minuman bersoda, makanan laut, dan sebagainya. Dan berikut ini adalah beberapa jenis makanan dan minuman yang bisa menjadi penyebab timbulnya jerawat dan komedo.

1. Gorengan dan Makanan Berlemak Lainnya

Jika selama ini Anda hobi makan gorengan atau berbagai macam makanan berlemak, maka jangan heran jika wajah Anda sering terkena jerawat atau komedo. Pasalnya makanan-makanan yang mengandung lemak ini memang menjadi salah satu penyebab kedua masalah pada wajah tersebut. Jadi ketika lemak yang tersimpan di dalam tubuh mulai berlebihan, lemak-lemak tersebut akan dikeluarkan oleh tubuh melalui pori-pori. Hal itu bisa membuat kulit menjadi berminyak sehingga akan membuat jerawat dan komedo lebih mudah muncul. Oleh karena itu jika Anda tidak ingin sering-sering terkena jerawat ataupun komedo, hindari konsumsi lemak yang berlebihan.

2. Makanan dan Minuman Terlalu Manis

Penyebab selanjutnya adalah karena Anda mungkin terlalu sering mengonsumsi jenis makanan dan minuman yang terlalu manis. Jadi jika saat ini Anda merasa sering sekali muncul jerawat dan komedo di wajah, mungkin belakangan Anda memang sering mengonsumsi makanan-makanan yang manis. Pasalnya asupan gula juga bisa menjadi salah satu penyumbang peningkatan lemak di dalam tubuh. Mengonsumsi banyak gula bisa meningkatkan lemak, lemak yang berlebihan bisa membuat wajah berminyak karena lemak dikeluarkan lewat pori-pori. Dengan demikian jerawat dan komedo pun bisa muncul dengan mudah di wajah Anda.

3. Makanan dan Minuman Berbahan Susu

Meskipun sebenarnya berbagai olahan susu itu sangat baik efeknya untuk kesehatan tubuh, namun ternyata makanan dan minuman berbahan susu juga bisa menjadi penyebab komedo dan jerawat. Jadi meskipun Anda suka, jangan konsumsi olahan susu secara berlebihan. Misalnya seperti keju, yogurt, coklat, susu cair, susu cream, dan sebagainya. Bahkan susu sapi yang berasal dari sapi hamil pun tidak disarankan karena bisa juga memicu dua masalah di wajah tersebut. Susu sapi hamil bisa membawa kandungan hormon, dan saat masuk ke tubuh manusia, hormon tersebut akan diubah menjadi DHT. Di mana zat tersebut adalah salah satu pemicu jerawat dan komedo.

4. Makanan dan Minuman yang Mengandung Kafein dan Alkohol

Mengonsumsi kopi mungkin punya efek yang baik bagi tekanan darah apabila dikonsumsi secara wajar. Namun jika dikonsumsi secara berlebihan, justru kopi bisa menjadi bumerang untuk Anda. Kafein tidak hanya terdapat pada kopi, namun juga pada teh, coklat, minuman berenergi, obat penahan sakit, dan sebagainya. Kafein bisa memicu adrenalin merilis, yaitu hormon penyebab stres. Dan seperti yang sudah dibahas di awal tadi, stres juga bisa menjadi salah satu pemicu jerawat dan komedo. Hobi mengonsumsi alkohol juga sangat berpengaruh bagi kesehatan Anda. Tak terkecuali untuk kebersihan wajah Anda. Pasalnya mengonsumsi alkohol ternyata juga menjadi salah satu penyebab munculnya jerawat dan komedo. Alkohol sangat berisiko merusak aliran darah. Di mana masalah tersebut bisa memicu kulit menjadi lebih cepat kusam, keriput, berjerawat, dan berkomedo.

Kurang lebih seperti itulah kira-kira berbagai macam pemicu timbulnya jerawat dan komedo yang mungkin sering diabaikan. Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda juga sering berjerawat atau berkomedo? Jika iya, mungkin Anda perlu menghindari hal-hal yang tadi sudah dijelaskan. Anda perlu menjaga kebersihan wajah Anda, kebersihan rambut dan kulit kepala, dan juga menghindari beberapa jenis makanan serta minuman penyebab timbulnya jerawat dan komedo. Dengan demikian wajah Anda akan terlihat lebih bersih dan berseri sepanjang hari.

Mengenal Berbagai Jenis Jerawat yang Biasa Timbul di Wajah

Jerawat adalah salah satu masalah di wajah yang paling sering terjadi dan dialami oleh semua orang. Namun pasti belum banyak yang tahu kalau sebenarnya ada banyak jenis jerawat. Terkadang obat yang digunakan untuk mengobati setiap macam jerawat pun berbeda-beda. Meskipun hanya masalah sepele, namun tidak sedikit orang yang sangat takut di wajahnya timbul jerawat, terutama para wanita. Bahkan jerawat bisa membuat seorang wanita tidak mau keluar rumah hanya karena malu dengan jerawatnya. Apalagi jika jerawat yang dialami adalah yang ukurannya besar dan membandel. Pastinya akan sulit ditutupi dengan make up sekalipun. Lalu apa saja penyebab timbulnya jerawat?

Secara umum, berbagai jenis jerawat bisa disebabkan oleh faktor yang berbeda-beda. Namun biasanya jerawat cenderung disebabkan oleh hal-hal sepele yang terkadang tidak disadari oleh seseorang. Jerawat adalah sebuah penyakit yang disebabkan karena terjadinya peradangan di pori-pori kulit wajah. Hal itu bisa terjadi karena saluran minyak pada pori-pori tersumbat oleh kotoran. Kemudian akan muncul jerawat dengan ukuran yang berbeda-beda pada setiap orang. Penyumbatan pori-pori tersebut bisa disebabkan oleh banyak hal juga. Misalnya seperti penggunaan kosmetik yang berlebihan. Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan mengenai berbagai macam jerawat berikut ini.

1. Jerawat Nasi (Komedo)

Di antara berbagai macam jenis-jenis jerawat, komedo atau jerawat nasi mungkin adalah yang paling sering dialami oleh semua orang. Mengapa disebut jerawat nasi? Mungkin karena ukurannya yang kecil dan dalam sekali kemunculannya jerawat nasi akan muncul dalam jumlah banyak. Orang yang mengalami komedo ini biasanya dari kalangan remaja. Terutama mereka yang malas menjaga kebersihan wajah dan rambut. Komedo juga dibagi menjadi dua jenis, yaitu komedo terbuka dan komedo tertutup.

Komedo Terbuka atau Blackhead
Komedo terbuka disebut juga dengan blackhead. Secara umum, penyebab jenis komedo yang satu ini adalah tersumbatnya pori-pori sehingga mengakibatkan minyak yang berlebihan. Minyak tersebut akhirnya memicu bakteri dan kuman yang kemudian bersarang di pori-pori kulit. lama-kelamaan jika dibiarkan bakteri dan sel kulit mati yang berkumpul pada wajah akan menjadi bintik-bintik kehitaman. Biasanya warna komedo blackhead adalah kuning kehitaman.

Komedo Tertutup atau Whitehead
Komedo tertutup atau whitehead juga disebabkan oleh hal yang sama dengan komedo blackhead. Namun demikian penyumbatan yang terjadi dalam kasus komedo whitehead ini sama sekali tidak bercelah. Komedo whitehead ini biasanya akan terlihat seperti jerawat kecil berwarna putih. Namun untuk jenis-jenis jerawat nasi tersebut biasanya lebih mudah dihilangkan. Anda tidak perlu melakukan perawatan kulit khusus, karena jenis komedo ini bisa anda hilangkan sendiri di rumah dengan cara-cara alami.

2. Jerawat Conglobata

Jangan kira hanya wanita saja yang paling berpotensi terkena jerawat, karena laki-laki juga berpotensi besar mengalami jerawat di wajah dan bagian tubuh lainnya. Secara umum, jerawat yang disebut conglobata ini banyak dialami oleh laki-laki. Perempuan bisa saja mengalami jerawat conglobata, namun kemungkinannya lebih kecil ketimbang laki-laki. Jerawat ini biasanya ditandai dengan adanya benjolan besar yang saling berhubungan. Bahkan benjolan jerawat tersebut bisa bertahan hingga bertahun-tahun. Jadi conglobata bisa disebut sebagai jerawat yang berbahaya dibandingkan dengan jenis-jenis jerawat lainnya.

Jerawat Conglobata

Secara umum, timbulnya jerawat conglobata ini biasanya adalah di area wajah, punggung, dada, paha, bahkan di bagian bokong. Terbayang sekali bukan bagaimana terganggunya Anda jika mengalami jerawat yang satu ini. Padahal sebenarnya penyebab utama jenis jerawat conglobata ini adalah komedo. Seperti yang sudah disebutkan, jika komedo tidak segera diobati atau ditangani, ini semakin lama semakin memburuk, sehingga pada akhirnya makin sulit sekali dihilangkan kecuali dengan perawatan dari dokter ahli kulit. Jika jerawat ini dibiarkan terus-menerus dan semakin parah, conglobata bisa berubah menjadi jerawat fulminans. Yang mengerikan dari fulminans ini adalah penderitanya sampai bisa mengalami nyeri pada sendi hingga otot-otot yang kaku.

3. Jerawat Papula

Jerawat Papula
Pasti banyak orang yang tidak tahu apa itu jerawat papula. Jerawat yang satu ini berbentuk benjolan berwarna merah. Papula biasanya menimbulkan rasa sakit atau nyeri. Namun demikian jerawat jenis ini tidak akan terlihat puncaknya yang terisi nanah. Dari mana jerawat ini bisa timbul? Umumnya papula timbul ketika Anda memiliki komedo di wajah, namun tidak segera diobati yang akhirnya menimbulkan infeksi karena merangsang kuman dan bakteri untuk bersarang di area tersebut. Dan dari situlah akhirnya terjadi peradangan di bawah permukaan kulit. Yang perlu Anda ketahui adalah, jika jenis jerawat ini tidak segera diobati maka kondisinya akan menjadi lebih buruk lagi.

4. Jerawat Pustula

Jerawat Pustula
Masih melanjutkan tentang jerawat papula, selanjutnya ada jerawat pustula yang berbentuk benjolan merah dan memiliki puncak berwarna putih. Pustula ini adalah papula yang dibiarkan dan tidak kunjung diobati. Kondisi benjolan merah yang semakin parah lama-kelamaan akan memunculkan puncak berwarna putih yang penuh dengan nanah. Apa ciri-ciri lain pustula? Biasanya Anda bisa melihat noda di bagian tepi jerawatnya. Warnanya kemerahan dan bagian tengahnya sedikit kekuningan. Namun yang paling membuat jerawat pustula ini tidak nyaman adalah terasa nyeri saat tersentuh atau tertekan meskipun tidak sengaja. Sebenarnya jenis jerawat pustula merupakan kondisi yang biasa disebut orang-orang awam sebagai “jerawat”. Namun istilah pustula mungkin terlalu asing dan justru membingungkan bagi orang-orang yang tidak paham dengan istilah medis.

5. Jerawat Nodul dan Kista

Jerawat Nodul
Ada pula jerawat nodul dan kista dimana jenis jerawat ini sendiri adalah kondisi jerawat yang sudah lebih parah. Disebut kista karena akan muncul benjolan yang menyerupai kista di bawah permukaan kulit. Tentu saja ini akan terasa sangat sakit jika anda sengaja atau tidak sengaja menyentuhnya. Sama seperti jenis lainnya, jerawat nodul dan kista ini juga terjadi karena peradangan yang diakibatkan oleh bakteri dan sejenisnya.

Jerawat Kista
Oleh karena itu, untuk menangani jerawat nodul dan kista, Anda disarankan untuk tidak memecahkan jerawatnya. Lakukan perawatan dengan benar, misalnya dengan cream atau sabun penghilang jerawat. Pasalnya jika dipecahkan, kemungkinan risiko infeksinya akan lebih besar dan berujung pada peradangan kulit yang lebih parah dan berkelanjutan. Bahkan bekas lukanya pun menjadi sulit hilang atau membekas. Di antara jenis-jenis jerawat yang tadi sudah dijelaskan, jerawat nodul dan kista ini mungkin adalah yang paling membandel. Jerawat ini bisa saja muncul lagi di tempat yang sama. Jika sudah demikian, sebaiknya Anda periksakan ke dokter kulit.


Lalu bagaimana cara terbaik untuk menghilangkan komedo, jerawat papula, pustula, nodul dan kista, atau jerawat conglobata? Apakah bisa dilakukan hanya dengan cream atau sabun penghilang jerawat? Sebenarnya tidak juga, karena jerawat juga bisa dihilangkan dengan metode-metode tradisional dan alami. Misalnya saja dengan menggunakan mentimun dingin yang ditempelkan di atas permukaan jerawat. Namun Anda juga harus bisa memilih obat jerawat yang paling tepat. Jika tidak, terkadang meskipun jerawatnya sudah hilang, bekasnya akan tetap tertinggal. Demikian penjelasan mengenai jenis-jenis jerawat yang biasa muncul di wajah. Semoga bermanfaat.

Image dari Webmd.com

Cara Memutihkan Kulit dengan Perawatan Sederhana

Kulit putih merupakan dambaan bagi setiap wanita, khususnya bagi mereka yang tinggal di iklim tropis seperti Indonesia. Iklim tropis cenderung lebih panas dibandingkan iklim lainnya sehingga berpengaruh dalam membentuk warna kulit menjadi lebih gelap. Oleh karenanya, wanita Indonesia mendambakan kulit yang putih dan cerah dibanding kulit yang gelap dan terkesan kusam. Untuk mewujudkannya, Anda perlu mencari informasi mengenai cara memutihkan kulit. Karena banyak produk-produk pemutih kulit yang masih diragukan keamanannya, maka jangan sampai Anda menggunakan krim abal-abal yang beredar di pasaran.

Sebenarnya, masih banyak sumber vitamin dari buah-buahan atau sayur-sayuran alami yang dapat dijadikan sebagai nutrisi untuk memutihkan kulit. Dengan menggunakan bahan-bahan alami tersebut, maka tidak ada risiko berbahaya atau efek samping yang dapat disebabkan. Hal itu merupakan salah satu sisi positif dari pemakaian bahan-bahan alami pemutih kulit. Jika menggunakan krim pemutih kulit tentu kandungan bahan kimia yang terdapat pada krim tersebut sangat berisiko untuk kesehatan kulit. Oleh sebab itu, sangat dianjurkan bagi para wanita untuk menerapkan cara memutihkan kulit dengan bahan-bahan dari alam.

Cara Memutihkan Kulit dengan Perawatan Sederhana
Image dari Biaonews.com

Perawatan kulit secara alami sebetulnya tidaklah rumit. Selain bahan-bahannya dapat mudah ditemukan, waktu penggunaannya juga dapat diatur sendiri sesuai dengan jadwal harian Anda. Hal yang paling penting dari perawatan wajah adalah kebersihan kulit tubuh terutama sebelum Anda mengaplikasikan bahan-bahan alami untuk memutihkan kulit. Permukaan kulit tersebut harus dibersihkan terlebih dahulu. Untuk kulit wajah, Anda bisa menggunakan facial wash dan setelah itu dilap menggunakan kain yang telah dicelupkan pada air hangat. Hal ini dimaksudkan agar pori-pori kulit dapat terbuka secara optimal sehingga kulit akan siap menerima dan menyerap vitamin yang diberikan oleh bahan-bahan alami tersebut. Selain itu, ada satu hal yang perlu diperhatikan dalam metode dan cara memutihkan kulit, yaitu kulit yang akan diberikan perawatan tidak boleh dalam keadaan iritasi karena ini bisa menyebabkan efek samping berbahaya.


Kulit yang putih sejatinya tidak hanya terlihat putih dari luar, tetapi juga harus sehat dari dalam. Karena tidak jarang kita temui wanita berkulit putih namun terlihat pucat sehingga nampak kurang sehat. Biasanya kulit yang putih pucat juga terjadi karena proses pemutihan kulit dari obat-obatan kimia. Apalagi jika penggunaan bahan kimia hanya digunakan pada bagian wajah tentu kecerahan warna kulit akan terlihat sangat signifikan. Padahal, cara memutihkan kulit dengan bahan alami lebih mudah didapatkan dan lebih bersahabat untuk kesehatan kulit wajah maupun tubuh. Misalnya seperti lidah buaya, madu, bengkoang, jeruk nipis, minyak zaitun, beras dan lain-lain. Di sini akan dijelaskan tentang penggunaan bahan-bahan alami tersebut untuk perawatan wajah, di antaranya yaitu:

1. Lidah Buaya

Lendir lidah buaya akan sangat bermanfaat untuk kulit wajah maupun tubuh. Lendirnya memiliki vitamin yang sangat bermanfaat untuk mencerahkan, melembabkan dan menyembuhkan iritasi kulit. Penggunaannya dapat dilakukan dua kali sehari secara rutin agar hasilnya lebih maksimal. Cara memutihkan kulit tubuh menggunakan lidah buaya merupakan cara yang cukup simpel karena tidak memerlukan campuran bahan lainnya. Bahkan, untuk mengeluarkan lendir lidah buaya juga mudah. Anda cukup mengusapkan-usapkan lidah buaya secara merata pada permukaan kulit Anda.

2. Madu

Jika menggunakan madu, maka pengaplikasiannya pada kulit dapat dipadukan dengan buah pisang ambon agar hasilnya lebih optimal. Sediakan satu pisang ambon yang sudah dikupas dan dihaluskan. Letakkan masker pisang pada satu tempat kemudian campurkan dengan satu sendok teh madu ke dalamnya. Setelah tercampur, aduklah kombinasi tersebut hingga merata. Setelah bahan-bahan tercampur sempurna, oleskan ke permukaan kulit Anda. Bahan tersebut dapat dioleskan di kulit wajah maupun di kulit tubuh dan setelah merata diamkan kurang lebih 15 menit agar kandungan madu dan pisangnya dapat meresap ke dalam pori-pori kulit. Cara memutihkan kulit tubuh dengan cara yang satu ini sangat fleksibel dan dapat dilakukan kapan saja.

3. Bengkoang

Khasiat bengkoang cukup familiar sebagai bahan yang ampuh dalam menangani masalah kulit. Apalagi bengkoang dikenal memiliki kandungan-kandungan vitamin dan kalsium alami yang sangat bermanfaat untuk memutihkan kulit. Cara memutihkan kulit tubuh dengan bengkoang juga cukup simpel. Anda hanya perlu mengupas bengkoang, lalu mencucinya  hingga bersih kemudian dihaluskan atau diparut. Setelah itu, bengkoang yang telah dihaluskan dapat langsung diletakkan di atas permukaan kulit. Kemudian, tunggu beberapa menit hingga masker setengah kering. Setelah itu, bersihkan kulit dengan air dan lap dengan kain yang lembut. Nutrisi dan vitamin dari bengkoang dapat membuat kulit lebih segar, sehat dan cerah.

4. Jeruk Nipis

Buah yang satu ini memiliki banyak manfaat. Selain digunakan sebagai minuman yang menyegarkan, jeruk nipis juga dapat membuat kulit nampak segar. Bahkan, ini juga dapat digunakan untuk memutihkan kulit dan menghilangkan jerawat. Iris jeruk nipis menjadi beberapa bagian kemudian usapkan di atas permukaan kulit yang ingin dicerahkan. Cara memutihkan kulit tubuh secara alami dengan jeruk nipis juga dapat dilakukan dengan cara memblender potong-potongan tomat yang ditambahkan dengan perasan air jeruk nipis. Hasil dari campuran tersebut dapat dioleskan tipis-tipis dan merata di permukaan kulit untuk dijadikan masker selama 10-15 menit. Jika masih terdapat sisa masker, maka dapat disimpan di dalam kulkas di dalam tempat tertutup untuk dapat digunakan kembali besok.

5. Jeruk Lemon

Selain menggunakan jeruk nipis, cara memutihkan kulit tubuh secara alami juga bisa didapatkan dari jeruk lemon. Perawatan kulit menggunakan jeruk lemon  juga dapat dilakukan dengan pencampuran bahan alami yang lain seperti madu. Buatlah campuran satu sendok teh madu dengan satu sendok teh air lemon atau campuran tersebut dapat disesuaikan dengan jumlah campuran yang dibutuhkan. Setelah tercampur rata, oleskan di kulit dan diamkan selama 10 hingga 15 menit. Madu juga memiliki khasiat yang baik untuk melembabkan kulit. Sedangkan lemon bermanfaat untuk mengangkat sel-sel kulit mati sehingga sel kulit lebih cepat beregenerasi.

6. Beras

Beras adalah salah satu bahan pokok yang hampir semua orang pasti memilikinya. Jadi, cara memutihkan kulit tubuh secara alami dengan menggunakan beras tentu akan jauh lebih mudah dan hemat. Beras dapat ditumbuk sampai halus kemudian dicampur dengan perasan air jeruk nipis. Komposisi kedua bahan tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan, yang terpenting hasilnya menjadi kental. Dengan begitu, campuran akan mudah diratakan di atas permukaan kulit. Setelah itu, tunggu sampai kering kurang lebih 15 menit. Bahkan, campuran tersebut dapat dijadikan sebagai lulur mandi agar kulit terasa lebih segar. Semua cara perawatan kulit alami tersebut dapat Anda sesuaikan dengan tekstur dan tipe kulit Anda. Yang terpenting adalah kebersihan kulit sebelum menggunakan masker apapun karena jika kulit tidak dalam keadaan bersih, maka perawatan tersebut akan sia-sia karena prosesnya terhambat oleh kotoran yang masih menempel di pori-pori kulit.

Simak juga : Cara Membuat Lulur

Itulah beberapa bahan alami yang dapat digunakan untuk memutihkan kulit. Semoga apa yang dibahas pada artikel ini dapat bermanfaat untuk Anda.